Category: lingkungan


mengulas permasalahan kesehatan yang sedang hangat dibicarakan, bertepatan pula pada musim penghujan bulan februari ini, dihebohkan DBD dan malaria, ada kasus baru tapi butuh perhatian serta penanganan khusus.

ngomong ngomong nyamuk aedes aegypti sudah mengembangkan virus baru , yang ciri ciri penderitanya mirip seperti demam berdarah (virus denque) bagi orang awam siih dikiranya demam berdarah,  katanya temuan virus terbaru ini bisa dibilang cukup  eksis dalam zona membahayakan dan mematikan, negara negara selain indonesia sudah banyak jatuh korban yakni virus zika, laaa kok namanya zika? kirain itu nama orang kek :D. ini virus juga salah satu virus dari jenis Flavivirus. Virus ini memiliki kesamaan dengan virus dengue, berasal dari kelompok arbovirus. hlo kan ujung ujungnya sama, tetep sama. lanjut saja

memang namanya indah seperti nama orang atau apalah,  dalam laman WHO virus Zika sendiri sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1947 di Uganda. Temuan virus ini dideteksi dari badan hewan endemik Uganda yaitu kera. Kemudian virus ini ternyata bisa menular pada tubuh manusia dan serangan dari virus ini pun semakin meluas mulai dari negara-negara di Afrika, kawasan negara kepulauan Mikronesia, kepulauan Karibia, Amerika selatan, hingga di Jambi, Indonesia yang sampai di tahun 2015. Di Negara Brazil mengalami wabah yang meluas, dengan kurang lebih 1,3 juta kasus yang juga meningkat tajam pada bayi yang terlahir dengan microcephaly, yang dapat menyebabkan cacat mental seumur hidup, kejang dan komplikasi lainnya. Era Indonesia berawal dari jambi, wilayah indonesia waspada persebarannya loh 😀 bisa nyebar dan beranak pinak lebih wihwih bisa nyebar ke wilayah indonesia lain dong, harap hati hati yaa semua 🙂 Oh ya ngomongin Genusnya Virus zika, itu masih satu genus yaitu aedes aegypti menyebarkan virus penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan penyakit cikungunya (sudah saya sindir pembukaan penjelasan diatas :p)

gejala yang ditimbulkan hampir mirip seperti penyakit demam berdarah yaitu :

  1. demam tidak terlalu tinggi (maksimal hanya pada suhu 38 derajat celcius).
  2. tulang dan persendian yang ngilu.
  3. lemas dan lesu.
  4. mata merah (Konjungtivitis).
  5. pusing.
  6. muncul ruam. ruam itu berbentuk makulapapular atau ruam yang melebar dengan benjolan tipis yang menimbul. Kadang ruam meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan mendatar dan menonjol dikulit.

akibat yang ditimbulkan dari virus zika tersebut menyebabkan kelainan pada bayi, kelainannya apa? berupa ukuran kepala bayi yang lebih kecil atau disebut Microcephaly . bisa menyebabkan janin cacat DNA nya.

Kehebatan virus ini menyerang ibu hamil

Infeksi virus Zika pada ibu hamil kini menjadi perhatian khusus oleh seluruh pihak baik kementerian kesehatan, dinas kesehatan kota/kab, pelayanan kesehatan, dll. Hal ini disebabkan karena ditemukannya peningkatkan kasus kelainan bawaan berupa mikrosefali pada bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus zika saat hamil. saya jabarkan perjalanan virus zika ini :virus menginfeksi ibunya yang sedang hamil, lalu virus itu menyebar ke seluruh tubuh serta merta menginfeksi janin tersebut, akibatnya virus tersebut menganggu perkembangan embrio.

Mikrosefali adalah kelainan bawaan di mana bayi lahir dengan ukuran kepala yang lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh kelainan perkembangan otak sejak dalam kandungan. Sebelum virus zika, penyebab mikrosefali pada umumnya adalah down syndrome, paparan obat, alkohol, dan infeksi rubella (campak jerman) selama kehamilan 9bulan.

bagaimana cara Penularan Virus zika, apakah sama dengan denque,iya sama

virus ini masih satu keluarga dengan aedes aegypti, jadi time day nyamuk aedes itu aktif siang hari, suka pada tempat penampungan air yang bersih, gantungan baju dll , melalui gigitannya  perilaku hidup alias cara gigitnya bisa di dalam maupun luar ruangan jadi yah harus waspada juga bila diluar rumah khusus ibu hamil pada janinnya, dan semuanya.

Virus ini masuk wilayah tropis mana ? Yah sesuai dengan tempat tinggal nyamuk Aedes, dapat dalam jenis Aedes aegypti untuk daerah tropis, Aedes africanus di Afrika, dan juga Aedes albopictus pada beberapa daerah lain. zika dapat hidup dan berkembang di wilayah tropis kemungkinan dapat berkembang di Indonesia!!!

Tidak luput dari penjelasan , selain gejala yang saya tuliskan diatas masih terdapat gejala lainnya yaitu terjadi gangguan saraf dan komplikasi autoimun. Gejala penyakit ini menyebabkan kesakitan tingkat sedang dan berlangsung selama 2-7 hari.

Virus Zika, picture from pict google.

Penyakit ini kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan medis. Pada kondisi tubuh yang baik penyakit ini dapat pulih dalam tempo 7-12 hari. wiih sereeeeem juga yah ternyata, seperti bang toyib hehehe . wajar juga dunia pengobatan masih membuat vaksin untuk meminimalisir virus zika itu.

 

Virus Zika juga menyebabkan komplikasi penyakit tapi itu masih tahap penelitian, namun ada beberapa kasus suspek Zika itu mengalami sindrom Guillane Bare. semoga dunia kedokteran cepat menemukan solusinya hehhe 😀

Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi virus Zika?
Jika terinfeksi virus Zika, maka lakukan hal-hal sebagai berikut ketika telah tertular dan terinfeksi virus zika antara lain adalah sebagai berikut :

  • Istirahat cukup.
  • Konsumsi cukup air untuk mencegah dehidrasi.
  • Minum obat-obatan yang dapat mengurangi demam atau nyeri.
  • Jangan mengkonsumsi aspirin atau obat-obatan NSAID (non stereoid anti inflmation) lainnya.
  • Cari pengobatan ke pelayanan kesehatan terdekat (pustu, puskesmas, klinik, perawat dusun, dll ).
  •  menggunakan kemeja lengan panjang dan celana panjang.
  •  pemberantas serangga dengan bahan aktif seperti DEET, picaridin dan IR3535 (yang dikatakan oleh CDC aman untuk ibu hamil dan menyusui dan anak-anak berusia 2 bulan).
  • menggunakan kelabu saat tidur.
  • menguras bak air penampungan.

langkah pemeriksaan Pada minggu pertama demam, virus Zika dapat dideteksi dari serum dengan pemeriksaan RT-PCR.

Ohya pesenku lakukan fogging setiap berapa minggu sekali dikampung halaman masing-masing, serta lakukan 4 hal yang dapat meminimalisir penyakit zika tersebut

  1. tutup tempayan berisi air , pokok tempat penampungan air ditutup.
  2. bak sampah yang ditutup rapat .
  3. menguras bak mandi serta penampungan air setiap 3 kali/minggu karena aedes aegypti suka air bersih jadi semakin banyak nguras bak maka kecil kemungkinan terkena penyakit yang tidak diinginkan.
  4. mengubur barang barang bekas yang tidak terpakai.

sudah cukup penjelasan yang saya jelaskan, semakin melengkapi,mewarnai informasi tentang zika. salam damai ^_^

 

 

Iklan

 

            Konservasi Budidaya Alam Mangrove sebagai Ekowisata berkelanjutan

                                                    Desa Bedul, Banyuwangi.

PBM 2

gapura alas purwo

Banyuwangi, kota yang terkenal banyak menyimpan kekayaan seni dan budaya. Kabupaten yang berada di sebelah timur Pulau Jawa ini juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa indahnya, yang dapat dimanfaatkan sebagai wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan asing maupun lokal, Salah satunya tempat wisata yang sedang dikembangkan dapat sebagai lapangan pekerjaan baru warga sekitar desa sumberasri, bedul, banyuwangi selain mata pencaharian petani dan berkebun yaitu wisata Mangrove Bedul yang terletak di Dusun Blok Bedul, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo.

Wisata Mangrove Bedul termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo menyuguhkan pemandangan hutan mangrove kanan-kiri nya di wilayah daerah hilir dari DAS Stail yang membentuk rawa air payau yang sering disebut kawasan Segara Anakan yang mempunyai panjang 17 kilometer dengan tumbuhan mangrove yang masih alami dengan ketebalan bibir pantai rata-rata 300 meter.

Ohya, Tidak lupa akan sejarahnya, Sejarah nama bedul berasal kata yang diambil dari nama ikan gabus yang memiliki sirip di punggungnya. Ikan Bedul banyak hidup di wilayah sekitar Segoro Anakan dan sering dijadikan lauk sehari-hari oleh masyarakat sekitar. Sebutan Wisata desa mangrove cocok lah untuk menyebut tempat wisata di pantai Bedul ini Sebab wisatawan yang berkunjung ke tempat itu selain akses jalan dan pemandangan yang khas seperti didesa pada umumnya lalu setelah masuk gapura selamat datang di alas purwo akan menjumpai ribuan pohon Mangrove atau bakau. Apabila pengunjung datang sebelum sunset, Salah satu lagi daya tarik Mangrove blok bedul adalah sunsetnya. suasana sunset bisa kita nikmati dari atas perahu tradisional yang dikanan dan kiri tepinya ditumbuhi berbagai jenis mangrove. Sejauh mata memandang, hutan mangrove itu menaungi perairan Blok Bedul. Kita belok kekanan terdapat warung kuliner khas wisata bedul, Makan siang dengan suasana hutan mangrove bisa kita lakukan di blok Bedul yang belum tentu anda jumpai ditempat lain Dengan menu makanan kerang yang dikemas dengan daun pisang dan jati ditambah gazebo gazebo menambah rasa sejuk terkena helir angin mangrove. kalau kita kekiri kita bisa bermain sesukanya sebab taman yang disediakan dikawasan bedul sungguh luas sesuai namanya wisata alam dikarenakan kita berbaur dengan alam sesungguhnya. Kita jalan kebelakang sedikit ada tempat pemancuran air yang mengalir terus dijadikan pengunjung untuk membilas wajah dan tubuh bahkan untuk wudhu karena sampingnya terdapat mushola rumah panggung kayu yang menurut informasi pemandu wisata kemaren biar awet muda tetapi menurut cerita sebenarnya itu pengelola kawasan wisata membuat sumur bor dengan harapan bisa mengalirkan air bersih yang bisa disalurkan ke kamar mandi umum yang telah disediakan.Tetapi ketika dibor dengan kedalaman 32 meter sudah muncul air, padahal di daerah tersebut biasanya air bisa mengucur kalau dibor dengan kedalaman lebih dari 50 meter Kejadian itu menjadi kabar dari mulut ke mulut. Kabar itu rupanya menarik sejumlah orang, terutama mereka yang mempunyai penyakit seperti pegal-pegal, bahkan hingga sakit stroke, Bahkan jika malam Jumat, ratusan orang berbondong-bondong ke tempat itu, mulai tengah malam hingga pagi hari.  Kala segara anakan sedang surut dan sedang musim kerang, wisatawan terhibur disuguhi atraksi para pencari kerang (warga bedul itu sendiri). Wisatawan bisa melihat langsung dan juga membeli kerang segar dari segara anakan. Tidak lupa tentunya, ikan Bedul yang kini menjadi nama wisata tersebut. Ikan Bedul, mirip ikan gabus yang mempunyai sirip merupakan ikan air payau. Blok Bedul merupakan daerah hilir dari DAS Stail. Aliran sungai itu membentuk rawa air payau. Warga sekitar menyebut kawasan ini dengan Segara Anakan.Wisata Mangrove Bedul mempunyai 26 jenis mangrove yang berada di areal seluas 1.200 hektare dan berfungsi menahan abrasi air laut.

Untuk transportasi keliling mangrove dan sebrang selatan wisata alam hutan dan pantai lainnya Sebelumnya, di segara anakan hanya ada dermaga kecil yang dilabuhi beberapa perahu yang disebut warga sekitar gondang-gandung. Namun sekarang sudah dibangun sebuah dermaga pandang . Dermaga pandang itu mempunyai panjang 225 meter.  Dengan begitu, pengunjung tidak perlu takut kena air pasang yang meluber ke daratan terus jalan, pengunjung bisa menyebrang kewisata yang berada selatan bedul dengan menyusuri jalan tadi  untuk menuju tempat yang sudah stay kapal-kapal wisata (menurut informasi kapal-kapal itu disebut gondang-gandung) yang siap  membawa  wisatawan ke wisata selatan alas purwo.

Dalam menikmati wisata bedul, disediakan pula Home Stay. jika wisatawan ingin menikmati kawasan ini beberapa hari kita menyediakan penginapan rumah penduduk sekitar hutan mangrove yang telah ditunjuk.

Menurut informasi tahun 2009,  wisata pantai ini mulai dikembangkan karena potensial menarik wisatawan luar kota banyuwangi hingga mancanegara sebab cocok untuk edukasi pendidikan, liburan keluarga. lokasinya Berada di wilayah selatan kota Banyuwangi ini akses menuju kawasan ini kini sangat mudah. Jalan menuju tempat wisata ini merupakan jalan hotmix. Meski harus menembus hutan milik Perhutani, kendaraan roda empat dengan mudah melewatinya hingga di tempat parkir wisata Mangrove Bedul. Pada tahun 2009 juga Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Balai Pengelolaan Mangrove Wilayah I – Departemen Kehutanan menanam 25 ribu batang bibit mangrove di kawasan tersebut. Ada empat jenis bibit yang ditanam yakni Sonneratea Casiolaris, Cariops Sp, Bruguera Sp dan Rizhophora Sp.

Pada tahun  2015 tanggal 20 Desember saya mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya beserta Bappeda Provinsi Jawatimur, Bappeda Banyuwangi, Konsultan Jogja, Fotografer dan separangkat pemandu wisata pok darwis melakukan evaluasi dari kegiatan yang dilakukan bersama mulai 18 desember sampai 20 desember pagi yang menghasilkan keputusan meningkatkan yang kurang dari wisata desa itu baik penyediaan homestay disempurnakan dan penambahan homestay lagi lebih dari 2 rumah (rumah mbak rubio, dkk) , pemandu wisatanya, paket alamnya hingga akses menuju lokasi meliputi sediaan rambu rambu penunjuk jalan dengan memperbaiki dan menambah penerangan jalan lokasi agar lebih mudah lagi bagi pengunjung wisata tanpa menghilangkan khas desanya, memberdayakan ibu-ibu dengan bantuan menciptakan peluang usaha baik kuliner tapi dengan bahan baku lokal , pembuatan kerajinan tangan umkm kecil ditambah tidak hanya dari gelas bekas minuman teh gelas tapi bisa membuat desain baju tulisan khas desa sumberasri, menambah wisata perkebunan jeruk dan buah naga  dengan memanfaatkan lahan kebun warga dan memperkerjakan warga desa sumberasri tersebut, menambah paket perjalanan selanjutnya dengan kesenian asli banyuwangi setelah dikembangkannya wisata diharapkan kedepannya kesenian asli banyuwangi akan menambah nilai tambah desa sumberasri tersebut dan pengetahuan pengunjung. Agar desa wisata sumberasri ini semakin dikenal oleh masyarakat indonesia bahkan mancanegara dibuatkan web informasi internet baik website, akun kelola paket wisata terdiri dari twitter, fb, path, instagram sekaligus pembuatan video perjalanan wisata dan keadaan desa sumberasri dan bedul selaku desa yang punya paket wisata tersebut. Dengan Potensi alam dipunyai desa sumberasri , sosial ekonomi didesa tersebut terus dikembangkan tidak lupa juga menggandeng berbagai instansi untuk meningkatkan daya tarik wisata untuk berwisata dengan nyaman, senang sesuai dengan visi pokdarwis melayani pengunjung dengan puas.

 

 

 

 

 

 

 

Dengan begitu banyak pengunjung yang menjadikan tempat wisata favorit  sehingga dijadikan rujukan nomer satu ketika ingin berlibur dengan keluarga, teman, maupun edukasi pelajar  selain wisata wisata yang ada diindonesia.

Dibuat Oleh :

Ade Darmawan Ananta / P27833314030

Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya

Program Studi DIV Kesehatan Lingkungan Surabaya

#dokumentugas silahkan copy asal dikasih keterangan copyannya^^

apa kabar teman teman? kali ini aku ingin berbagi pengalaman saja dalam hal kuliah

anggap saja ini hanya cerita yaaah kalau bagus diambil hikmahnya kalau enggak yaah gapapa 😀

kuliah ku berkecimbung dalam dunia kesehatan, kata orang sehat itu mahal? iyah mahal kalau kita tak bisa menjaga karunia yang diberi Allah ini, kalau sudah terjadi sakit? baru kita bergegas (jowone : GOPOH) ada orang bilang kuliah kesehatan itu banyak pahalanya, yaah lihat lihat selagi itu bermanfaat bagi  orang lain yaah syah syah aja dibilang dapat pahala. OKE, disini kuliah ku tak hanya menyakut kesehatan orang saja? loh kok bisa? kesehatan itu emang ada banyak yaah? Yap banyak sekali, kesehatan itu luwes ilmunya. KESEHATAN LINGKUNGAN 2 kata itu sangat berpengaruh dalam kelangsungan kehidupan kita didunia ini. apalagi semakin tahun polusi tak bisa terbendung lagi looh teman? kalian lihat kan dilingkungan kalian bagaimana kondisi lingkungannya? naaah disini perananku dalam menghandle lingkungan (mempreventif kondisi lingkungan)

awal semester satu sudah berhadapan sama yang namanya vektor? sesuai tuntutan kurikulum mahasiswa mampu menguasai ilmu kesehatan lingkungan, mempreventif dan paham akan tugasnya “SANITARIAN” ohya, mau jelasin apa itu vektor? vektor itu bukan bilangan yang ada di mata pelajaran SMA loh gaays.. tetapi ini penyebab penyakit.. penyakit tanpa sebab itu tidak ada… vektor itu ada yang dari vektor biologis, biologis itu vektor yang dalam tubuhnya terdapat virus penyebab bakteri seperti penyakit DBD itu vektornya nyamuk dari proses biologis. sedang dari mekanik itu cholera, thypus, diare dari vektor lalat melalui mekanik (hinggapan tubuh lalat tersebut) diawal diajari membela namanya nyamuk ? bagaiamana rasa membelah barang kecil? yaah minta ampun butuh kejelian, tujuan dari bedah ovarium nyamuk untuk mengetahui apakah nyamuk itu pernah bertelur berapa kali.. semester pertama maah masih santai santainya tugas belum seberapa numpuk, namun karena kuliah ku itu katanya identik dengan mahasiswa bejibu tugas karena anak KEMENKES tak kenal lelah, dan tahan banting.. tapi itu belum keliatan, maka aku putuskan untuk mengikuti pengalaman berorganisasi Yah, awal PPSM POLTEKKES aku tertarik masuk BEM POLTEKKES

itu sudah tersetting rapi kalau aku berminat ke organisasi ini, sebelumnya aku enggak ikut namanya PK OSIS dan sejenisnya. Kuliah ini menampakkan jati diri pengen liat seberapa kuat untuk menghadapi masalah, aku berminat ikut.

Dan parahnya 3 Organisasi di kampus ku ikuti semua, SKIP-BEM, BEM,  UKKI, satunya Tesapala, namun aku gak kuat karena sebelum diklat harus kuat fisik, padahal aku gak suka dengan aturan ini, gak enjoy akhirnya 😀 maaf apabila ada yang merasa tersinggung (enjoy story mawon) gimana rasanya satu organisasi rapat? dijam yang sama? satunya rapat besok satunya rapat aduuh pusing kepala.. namun aku lewati dengan slow profile

semester satu sangat cepat, tibalah semester dua, alhamdulillah naik tingkat jare dewek 😀

tapi semakin berat tantangan di POLTEKKES kuliahnya serba serem matakuliahnya, KIMIA LINGKUNGAN, FISIKA LINGKUNGAN, MIKROBIOLOGI, EPIDEMIOLOGI dkk, bagaimana tidak, kita semester dua sudah disuruh terjun masyarakat gaays, ada rasa senang dan sedih see, senang bisa tenar dan merasa ini peluang baru harus dipelajari ilmu yang sangat bermanfaat sebagai surveilans lingkungan, sisi lain kegiatan didalam kampus yaitu praktek laboratorium tetep jalan loooh.. apalagi dalam kelas kuliah matakuliah lain. di sini jadwalnya terjadwal sistem kita tak boleh memilih matakuliah dan jam matakuliah.. mulai kuliah jam 07.30 selesai kuliah jam 15.30 itu jam rasanya tidak berfungsi karenakan menyesuaikan kondisi dosen dan harus ngelembur tugas dikampus.. organisasi tetep jalan, seribu cerita masih jalan ini (story live) dalam semester 2 ini pulangnya tidak tetap jam kuliah dijadwal , ini sering ngelembur malam gegara laporan epidemiologi (tugas besar) disertai tugas lainnya. ditambah organisasi tak lupa makanan sehari hari kuliah ( KURA KURA = Kuliah rapat Kuliah rapat)

KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES KEMENKES SURABAYA mempunyai mimpi

Mimpi Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya saat ini adalah sesuai dengan visi Kesehatan Lingkungan yaitu Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi  Kesehatan Lingkungan yang unggul, mandiri dan inovatif dalam menghasilkan Tenaga Ahli Madya Kesehatan Lingkungan/Sanitarian yang professional, bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Selaku  Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya, Bapak Ferry Kriswandana, SST.,MT menyatakan harapannya di Dies Natalis Kesehatan Lingkungan Surabaya ke-55 yaitu:

  1. Meningkatkan profesionalisme lulusan sesuai kompetensinya sehingga diharapkan dapat bersaing di era globalisasi.
  2. Meningkatkan kerja sama antara pendidikan Kesehatan Lingkungan dengan instasi terkait dengan stakeholder lainnya untuk dapat menginventarisasi kebutuhan tenaga Kesehatan Lingkungan di lapangan.
  3. Meningkatkan jenjang/level pendidikan Kesehatan Lingkungan sampai dengan ke level 7 dan 8 (KKNI) tingkat Profesi dan Magister.

Program yang direncanakan Kesehatan Lingkungan Surabaya adalah menambah satu Program Studi yaitu Profesi dan Magister Kesehatan Lingkungan. Hal ini diharapkan lulusan tenaga Kesehatn Lingkungan bisa lebih berkompetensi di lapangan. Adapun mimpi besar yang dijabarkan dalam tiga misi utama di atas yaitu:

  1. Mengupayakan kemandirian dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengembangan kelembagaan manajemen modern yang berorientasi pada mutu dan kemampuan bersaing secara nasional dan internasional.
  2. Menyelenggarakan pendidikan dalam suasana akademik dan edukatif serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur yang mencerminkan masyarakat ilmiah yang terdidik.
  3. Melaksanakan kegiatan, pendidikan dan penelitian di bidang Kesehatan Lingkungan berdasarkan pada prosedur yang bersifat rasional, obyektif dan inovatif dengan berasaskan prinsip akuntabilitas.
  4. Menyelenggarakan proses pendidikan di bidang Kesehatan Lingkungan yang efektif dan efisien dalam rangka menghasilkan lulusan yang bermutu dalam waktu yang telah ditentukan.
  5. Menyediakan jasa dan kerjasama lintas sektor dengan berbagai pihak yang berkepentingan dengan perkembangan masyarakat yang berpengalaman (knowledge society)Pengembangan Kesehatan Lingkungan Surabaya juga tidak lepas dari peran para alumni. Hal ini tidak mengherankan, karena jumlah alumni Kesehatan Lingkungan Surabaya, sejak instansi masih bernama Kontroler Kesehatan, Akademi Kontrolir Kesehatan, Akademi Penilik Kesehatan, Pendidikan Ahli Madya Sanitasi Kesehatan Lingkungan, Akademi Kesehatan Lingkungan, hingga berubah menjadi Program Studi Kesehatan Lingkungan Surabaya, Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Surabaya sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No. 1207/Menkes/SK/XI/2001.hingga Kesehatan Lingkungan telah mencapai lebih dari 10.000 alumni yang tersebar diseluruh wilayah indonesia.

    dalam mencapai tujuan tesebut mahasiswa nya diharapkan harus mampu mengelolah sanitasi, mengoperasi semua bentuk alat, bahan yang dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan dalam memperventif lingkungan baik didalam gedung maupun diluar gedung

     

     

    Kesehatan lingkungan mempunyai lingkup begitu luas diantaranya :1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
    2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
    3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
    4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
    5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
    6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
    7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
    8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan

    Ruang lingkup kesehatan lingkungan
    Menurut WHO ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan :
    1. Penyediaan Air Minum
    2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
    3. Pembuangan Sampah Padat
    4. Pengendalian Vektor
    5. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
    6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
    7. Pengendalian pencemaran udara
    8. Pengendalian radiasi
    9. Kesehatan kerja
    10. Pengendalian kebisingan
    11. Perumahan dan pemukiman
    12. Aspek kesling dan transportasi udara
    13. Perencanaan daerah dan perkotaan
    14. Pencegahan kecelakaan
    15. Rekreasi umum dan pariwisata
    16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk.
    17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.
    Menurut Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup kesling ada 8 :
    1. Penyehatan Air dan Udara
    2. Pengamanan Limbah padat/sampah
    3. Pengamanan Limbah cair
    4. Pengamanan limbah gas
    5. Pengamanan radiasi
    6. Pengamanan kebisingan
    7. Pengamanan vektor penyakit
    8. Penyehatan dan pengamanan lainnya : Misal Pasca bencana.

jadi setiap semester masih bertemu matakuliah inti dari kesehatan lingkungan sendiri. semoga jurusan yang kuambil mampu aku implementasikan ke masayarakat lebih lebih diri sendiri dulu untuk mempreventif penyakit.

Sekian dari Mahasiswa Kesehatan Lingkungan Surabaya 😀

 

sedikit foto eksis praktikum

 

IMG_20141217_073821IMG20141212202150_2.jpg

 

 

 

 

 

sehat sendiri sebuah anugerah tertinggi yang diberikan oleh Allah SWT , yang tanpa batas sehat fisik, psikis, sehat rohani tanpa artinya bila kita manusia terserang penyakit..
kesehatan suatu derajat tertinggi yang dicapai oleh manusia untuk kesejahteraan hidup,
kesehatan harus ada dilingkungan kita,ada orang orang yang peduli kepada lingkungan, lingkungan yang tidak sehat bisa menyebabkan host diri kita sendiri.. Kesehatan lingkungan sangat penting untuk dijaga bersama dan harus ada kesadaran dari tiap masyarakat dari semua kalangan betapa penting dan berharganya kesehatan lingkungan.

Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus.

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara umum, antara lain:
1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
3 Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.

Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:

1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan

Ruang lingkup kesehatan lingkungan
Menurut WHO ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan :
1. Penyediaan Air Minum
2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
3. Pembuangan Sampah Padat
4. Pengendalian Vektor
5. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
7. Pengendalian pencemaran udara
8. Pengendalian radiasi
9. Kesehatan kerja
10. Pengendalian kebisingan
11. Perumahan dan pemukiman
12. Aspek kesling dan transportasi udara
13. Perencanaan daerah dan perkotaan
14. Pencegahan kecelakaan
15. Rekreasi umum dan pariwisata
16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk.
17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.
Menurut Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup kesling ada 8 :
1. Penyehatan Air dan Udara
2. Pengamanan Limbah padat/sampah
3. Pengamanan Limbah cair
4. Pengamanan limbah gas
5. Pengamanan radiasi
6. Pengamanan kebisingan
7. Pengamanan vektor penyakit
8. Penyehatan dan pengamanan lainnya : Misal Pasca bencana.

C. Masalah-masalah Kesehatan Lingkungan di Indonesia
1. Air Bersih
Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.
Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Syarat Fisik : Tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna
b. Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0,3 mg/l, Kesadahan (maks 500 mg/l)
c. Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air)
2. Pembuangan Kotoran/Tinja
Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat sebagai berikut :
a. Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi
b. Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki mata air atau sumur
c. Tidak boleh terkontaminasi air permukaan
d. Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain
e. Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar ; atau, bila memang benar-benar diperlukan, harus dibatasi seminimal mungkin.
f. Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang.
g. Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal.
3. Kesehatan Pemukiman
Secara umum rumah dapat dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Memenuhi kebutuhan fisiologis, yaitu : pencahayaan, penghawaan dan ruang gerak yang cukup, terhindar dari kebisingan yang mengganggu.
b. Memenuhi kebutuhan psikologis, yaitu : privacy yang cukup, komunikasi yang sehat antar anggota keluarga dan penghuni rumah
c. Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antarpenghuni rumah dengan penyediaan air bersih, pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga, bebas vektor penyakit dan tikus, kepadatan hunian yang tidak berlebihan, cukup sinar matahari pagi, terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran, disamping pencahayaan dan penghawaan yang cukup.
d. Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena keadaan luar maupun dalam rumah antara lain persyaratan garis sempadan jalan, konstruksi yang tidak mudah roboh, tidak mudah terbakar, dan tidak cenderung membuat penghuninya jatuh tergelincir.
4. Pembuangan Sampah
Teknik pengelolaan sampah yang baik harus memperhatikan faktor-faktor/unsur :
a. Penimbulan sampah. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatanya, tingkat aktivitas, pola kehidupan/tk sosial ekonomi, letak geografis, iklim, musim, dan kemajuan teknologi.
b. Penyimpanan sampah.
c. Pengumpulan, pengolahan dan pemanfaatan kembali.
d. Pengangkutan
e. Pembuangan
Dengan mengetahui unsur-unsur pengelolaan sampah, kita dapat mengetahui hubungan dan urgensinya masing-masing unsur tersebut agar kita dapat memecahkan masalah-masalah ini secara efisien.
5. Serangga dan Binatang Pengganggu
Serangga sebagai reservoir (habitat dan suvival) bibit penyakit yang kemudian disebut sebagai vektor misalnya : pinjal tikus untuk penyakit pes/sampar, Nyamuk Anopheles sp untuk penyakit Malaria, Nyamuk Aedes sp untuk Demam Berdarah Dengue (DBD), Nyamuk Culex sp untuk Penyakit Kaki Gajah/Filariasis. Penanggulangan/pencegahan dari penyakit tersebut diantaranya dengan merancang rumah/tempat pengelolaan makanan dengan rat proff (rapat tikus), Kelambu yang dicelupkan dengan pestisida untuk mencegah gigitan Nyamuk Anopheles sp, Gerakan 3 M (menguras mengubur dan menutup) tempat penampungan air untuk mencegah penyakit DBD, Penggunaan kasa pada lubang angin di rumah atau dengan pestisida untuk mencegah penyakit kaki gajah dan usaha-usaha sanitasi.
Binatang pengganggu yang dapat menularkan penyakit misalnya anjing dapat menularkan penyakit rabies/anjing gila. Kecoa dan lalat dapat menjadi perantara perpindahan bibit penyakit ke makanan sehingga menimbulakan diare. Tikus dapat menyebabkan Leptospirosis dari kencing yang dikeluarkannya yang telah terinfeksi bakteri penyebab.
6. Makanan dan Minuman
Sasaran higene sanitasi makanan dan minuman adalah restoran, rumah makan, jasa boga dan makanan jajanan (diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga, rumah makan/restoran, dan hotel).
Persyaratan hygiene sanitasi makanan dan minuman tempat pengelolaan makanan meliputi :
a. Persyaratan lokasi dan bangunan;
b. Persyaratan fasilitas sanitasi;
c. Persyaratan dapur, ruang makan dan gudang makanan;
d. Persyaratan bahan makanan dan makanan jadi;
e. Persyaratan pengolahan makanan;
f. Persyaratan penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi;
g. Persyaratan peralatan yang digunakan.

7. Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan diantaranya pencemaran air, pencemaran tanah, pencemaran udara. Pencemaran udara dapat dibagi lagi menjadi indoor air pollution dan out door air pollution. Indoor air pollution merupakan problem perumahan/pemukiman serta gedung umum, bis kereta api, dll. Masalah ini lebih berpotensi menjadi masalah kesehatan yang sesungguhnya, mengingat manusia cenderung berada di dalam ruangan ketimbang berada di jalanan. Diduga akibat pembakaran kayu bakar, bahan bakar rumah tangga lainnya merupakan salah satu faktor resiko timbulnya infeksi saluran pernafasan bagi anak balita. Mengenai masalah out door pollution atau pencemaran udara di luar rumah, berbagai analisis data menunjukkan bahwa ada kecenderungan peningkatan. Beberapa penelitian menunjukkan adanya perbedaan resiko dampak pencemaran pada beberapa kelompok resiko tinggi penduduk kota dibanding pedesaan. Besar resiko relatif tersebut adalah 12,5 kali lebih besar. Keadaan ini, bagi jenis pencemar yang akumulatif, tentu akan lebih buruk di masa mendatang. Pembakaran hutan untuk dibuat lahan pertanian atau sekedar diambil kayunya ternyata membawa dampak serius, misalnya infeksi saluran pernafasan akut, iritasi pada mata, terganggunya jadual penerbangan, terganggunya ekologi hutan.

D. Penyebab masalah kesehatan lingkungan di Indonesia
1. Pertambahan dan kepadatan penduduk.
2. Keanekaragaman sosial budaya dan adat istiadat dari sebagian besar penduduk.
3. Belum memadainya pelaksanaan fungsi manajemen.

E. Hubungan dan pengaruh kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan dan pemukiman.
Contoh hubungan dan pengaruh kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan dan pemukiman diantaranya sebagai berikut
1. Urbanisasi >>> kepadatan kota >>> keterbatasan lahan >>> daerah slum/kumuh >>> sanitasi kesehatan lingkungan buruk
2. Kegiatan di kota (industrialisasi) >>> menghasilkan limbah cair >>> dibuang tanpa pengolahan (ke sungai) >>> sungai dimanfaatkan untuk mandi, cuci, kakus>>> penyakit menular.
3. Kegiatan di kota (lalu lintas alat transportasi) >>> emisi gas buang (asap) >>> mencemari udara kota>>>udara tidak layak dihirup >>> penyakit ISPA.

Beberapa pakar mendefinisikan kesehatan lingkungan ( environmental healthy) yakni

  1. Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.
  2. Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.

RUANG LINGKUP UNTUK KESEHATAN LINGKUNGAN SENDIRI YAKNI

 Menurut World Health Organization (WHO) ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan, yaitu

  1. Penyediaan Air Minum
  2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
  3. Pembuangan Sampah Padat
  4. Pengendalian Vektor
  5. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
  6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
  7. Pengendalian pencemaran udara
  8. Pengendalian radiasi
  9. Kesehatan kerja
  10. Pengendalian kebisingan
  11. Perumahan dan pemukiman
  12. Aspek kesling dan transportasi udara
  13. Perencanaan daerah dan perkotaan
  14. Pencegahan kecelakaan
  15. Rekreasi umum dan pariwisata
  16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk
  17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.

  Di Indonesia, ruang lingkup kesehatan lingkungan diterangkan dalam Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup kesling ada 8, yaitu :3

  1. Penyehatan Air dan Udara
  2. Pengamanan Limbah padat/sampah
  3. Pengamanan Limbah cair
  4. Pengamanan limbah gas
  5. Pengamanan radiasi
  6. Pengamanan kebisingan
  7. Pengamanan vektor penyakit
  8. Penyehatan dan pengamanan lainnya, sepeti keadaan pasca bencana

C. SASARAN KESEHATAN LINGKUNGAN UMUMNYA

Menurut Pasal 22 ayat (2) UU 23/1992, Sasaran dari pelaksanaan kesehatan lingkungan adalah sebagai berikut :

  1. Tempat umum : hotel, terminal, pasar, pertokoan, dan usaha-usaha yang sejenis
  2. Lingkungan pemukiman : rumah tinggal, asrama/yang sejenis
  3. Lingkungan kerja : perkantoran, kawasan industri/yang sejenis
  4. Angkutan umum : kendaraan darat, laut dan udara yang digunakan untuk umum
  5. Lingkungan lainnya : misalnya yang bersifat khusus seperti lingkungan yang berada dlm keadaan darurat, bencana perpindahan penduduk secara besar2an, reaktor/tempat yang bersifat khusus.

D. MASALAH-MASALAH KESEHATAN LINGKUNGAN DI INDONESIA

Masalah Kesehatan lingkungan merupakan masalah kompleks yang untuk mengatasinyadibutuhkan integrasi dari berbagai sector terkait. Di Indonesia permasalah dalam kesehatan lingkungan antara lain :

1. Air Bersih

Airbersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatandan dapat langsung diminum.

Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Syarat Fisik : Tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna
  • Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0,3 mg/l, Kesadahan (maks 500 mg/l)
  • Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air)

 

  • Air Minum
    Berikut beberapa pengertian air minum menurut beberapa literature :

    1. Menurut Permenkes RI No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat¬Syarat dan Pengawasan Kualitas Air bersih, Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan dan langsung dapat diminum.
    2. Menurut Permendagri No. 23 tahun 2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum pada Perusahaan Daerah Air Minum, Departemen dalam Negeri Republik Indonesia, Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.

2. Pembuangan Kotoran/Tinja

Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat sebagai berikut :

  • Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi
  • Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki mata air atau sumur
  • Tidak boleh terkontaminasi air permukaan
  • Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain
  • Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar ; atau, bila memang benar-benar diperlukan, harus dibatasi seminimal mungkin
  • Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang
  • Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal.

3. Kesehatan Pemukiman

Secara umum rumah dapat dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :

  • Memenuhi kebutuhan fisiologis, yaitu : pencahayaan, penghawaan dan ruang gerak yang cukup, terhindar dari kebisingan yang mengganggu
  • Memenuhi kebutuhan psikologis, yaitu : privacy yang cukup, komunikasi yang sehat antar anggota keluarga dan penghuni rumah
  • Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antarpenghuni rumah dengan penyediaan air bersih, pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga, bebas vektor penyakit dan tikus, kepadatan hunian yang tidak berlebihan, cukup sinar matahari pagi, terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran, disamping pencahayaan dan penghawaan yang cukup
  • Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena keadaan luar maupun dalam rumah antara lain persyaratan garis sempadan jalan, konstruksi yang tidak mudah roboh, tidak mudah terbakar, dan tidak cenderung membuat penghuninya jatuh tergelincir.

4. Pembuangan Sampah

Teknik pengelolaan sampah yang baik dan benar harus memperhatikan faktor-faktor /unsur, berikut:

  • Penimbulan sampah. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatanya, tingkat aktivitas, pola kehidupan/tk sosial ekonomi, letak geografis, iklim, musim, dan kemajuan teknologi
  • Penyimpanan sampah
  • Pengumpulan, pengolahan dan pemanfaatan kembali
  • Pengangkutan
  • Pembuangan

  Dengan mengetahui unsur-unsur pengelolaan sampah tersebut, kita dapat mengetahui hubungan dan urgensinya masing-masing unsur tersebut agar kita dapat memecahkan masalah-masalah ini secara efisien.

5. Serangga dan Binatang Pengganggu

Serangga sebagai reservoir (habitat dan suvival) bibitpenyakit yang kemudian disebut sebagai vektor misalnya : pinjal tikus untuk penyakit pes/sampar, Nyamuk Anopheles sp untuk penyakit Malaria, Nyamuk Aedes sp untuk Demam Berdarah Dengue (DBD), Nyamuk Culex sp untukPenyakit Kaki Gajah/Filariasis. Penanggulangan/pencegahan dari penyakittersebut diantaranya dengan merancang rumah/tempat pengelolaan makanan dengan rat proff (rapat tikus), Kelambu yang dicelupkan dengan pestisida untuk mencegah gigitan Nyamuk Anopheles sp, Gerakan 3 M (menguras mengubur dan menutup) tempat penampungan air untuk mencegah penyakit DBD, Penggunaan kasa pada lubang angin di rumah atau dengan pestisida untuk mencegah penyakit kaki gajah dan usaha-usaha sanitasi.

Binatang pengganggu yang dapat menularkan penyakit misalnya anjing dapat menularkan penyakit rabies/anjing gila. Kecoa dan lalat dapat menjadi perantara perpindahan bibit penyakit ke makanan sehingga menimbulakan diare. Tikus dapat menyebabkan Leptospirosis dari kencing yang dikeluarkannya yang telah terinfeksi bakteri penyebab.

6. Makanan dan Minuman

Sasaran higene sanitasi makanan dan minuman adalah restoran, rumah makan, jasa boga dan makanan jajanan (diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga, rumah makan/restoran, dan hotel).

Persyaratan hygiene sanitasi makanan dan minuman tempat pengelolaan makanan meliputi :

  • Persyaratan lokasi dan bangunan
  • Persyaratan fasilitas sanitasi
  • Persyaratan dapur, ruang makan dan gudang makanan
  • Persyaratan bahan makanan dan makanan jadi
  • Persyaratan pengolahan makanan
  • Persyaratan penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi
  • Persyaratan peralatan yang digunakan
  • Pencemaran Lingkungan

 

puputnuryadi

A great WordPress.com site

dikihandsome

A great WordPress.com site