Konservasi Budidaya Alam Mangrove sebagai Ekowisata berkelanjutan

                                                    Desa Bedul, Banyuwangi.

PBM 2

gapura alas purwo

Banyuwangi, kota yang terkenal banyak menyimpan kekayaan seni dan budaya. Kabupaten yang berada di sebelah timur Pulau Jawa ini juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa indahnya, yang dapat dimanfaatkan sebagai wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan asing maupun lokal, Salah satunya tempat wisata yang sedang dikembangkan dapat sebagai lapangan pekerjaan baru warga sekitar desa sumberasri, bedul, banyuwangi selain mata pencaharian petani dan berkebun yaitu wisata Mangrove Bedul yang terletak di Dusun Blok Bedul, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo.

Wisata Mangrove Bedul termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo menyuguhkan pemandangan hutan mangrove kanan-kiri nya di wilayah daerah hilir dari DAS Stail yang membentuk rawa air payau yang sering disebut kawasan Segara Anakan yang mempunyai panjang 17 kilometer dengan tumbuhan mangrove yang masih alami dengan ketebalan bibir pantai rata-rata 300 meter.

Ohya, Tidak lupa akan sejarahnya, Sejarah nama bedul berasal kata yang diambil dari nama ikan gabus yang memiliki sirip di punggungnya. Ikan Bedul banyak hidup di wilayah sekitar Segoro Anakan dan sering dijadikan lauk sehari-hari oleh masyarakat sekitar. Sebutan Wisata desa mangrove cocok lah untuk menyebut tempat wisata di pantai Bedul ini Sebab wisatawan yang berkunjung ke tempat itu selain akses jalan dan pemandangan yang khas seperti didesa pada umumnya lalu setelah masuk gapura selamat datang di alas purwo akan menjumpai ribuan pohon Mangrove atau bakau. Apabila pengunjung datang sebelum sunset, Salah satu lagi daya tarik Mangrove blok bedul adalah sunsetnya. suasana sunset bisa kita nikmati dari atas perahu tradisional yang dikanan dan kiri tepinya ditumbuhi berbagai jenis mangrove. Sejauh mata memandang, hutan mangrove itu menaungi perairan Blok Bedul. Kita belok kekanan terdapat warung kuliner khas wisata bedul, Makan siang dengan suasana hutan mangrove bisa kita lakukan di blok Bedul yang belum tentu anda jumpai ditempat lain Dengan menu makanan kerang yang dikemas dengan daun pisang dan jati ditambah gazebo gazebo menambah rasa sejuk terkena helir angin mangrove. kalau kita kekiri kita bisa bermain sesukanya sebab taman yang disediakan dikawasan bedul sungguh luas sesuai namanya wisata alam dikarenakan kita berbaur dengan alam sesungguhnya. Kita jalan kebelakang sedikit ada tempat pemancuran air yang mengalir terus dijadikan pengunjung untuk membilas wajah dan tubuh bahkan untuk wudhu karena sampingnya terdapat mushola rumah panggung kayu yang menurut informasi pemandu wisata kemaren biar awet muda tetapi menurut cerita sebenarnya itu pengelola kawasan wisata membuat sumur bor dengan harapan bisa mengalirkan air bersih yang bisa disalurkan ke kamar mandi umum yang telah disediakan.Tetapi ketika dibor dengan kedalaman 32 meter sudah muncul air, padahal di daerah tersebut biasanya air bisa mengucur kalau dibor dengan kedalaman lebih dari 50 meter Kejadian itu menjadi kabar dari mulut ke mulut. Kabar itu rupanya menarik sejumlah orang, terutama mereka yang mempunyai penyakit seperti pegal-pegal, bahkan hingga sakit stroke, Bahkan jika malam Jumat, ratusan orang berbondong-bondong ke tempat itu, mulai tengah malam hingga pagi hari.  Kala segara anakan sedang surut dan sedang musim kerang, wisatawan terhibur disuguhi atraksi para pencari kerang (warga bedul itu sendiri). Wisatawan bisa melihat langsung dan juga membeli kerang segar dari segara anakan. Tidak lupa tentunya, ikan Bedul yang kini menjadi nama wisata tersebut. Ikan Bedul, mirip ikan gabus yang mempunyai sirip merupakan ikan air payau. Blok Bedul merupakan daerah hilir dari DAS Stail. Aliran sungai itu membentuk rawa air payau. Warga sekitar menyebut kawasan ini dengan Segara Anakan.Wisata Mangrove Bedul mempunyai 26 jenis mangrove yang berada di areal seluas 1.200 hektare dan berfungsi menahan abrasi air laut.

Untuk transportasi keliling mangrove dan sebrang selatan wisata alam hutan dan pantai lainnya Sebelumnya, di segara anakan hanya ada dermaga kecil yang dilabuhi beberapa perahu yang disebut warga sekitar gondang-gandung. Namun sekarang sudah dibangun sebuah dermaga pandang . Dermaga pandang itu mempunyai panjang 225 meter.  Dengan begitu, pengunjung tidak perlu takut kena air pasang yang meluber ke daratan terus jalan, pengunjung bisa menyebrang kewisata yang berada selatan bedul dengan menyusuri jalan tadi  untuk menuju tempat yang sudah stay kapal-kapal wisata (menurut informasi kapal-kapal itu disebut gondang-gandung) yang siap  membawa  wisatawan ke wisata selatan alas purwo.

Dalam menikmati wisata bedul, disediakan pula Home Stay. jika wisatawan ingin menikmati kawasan ini beberapa hari kita menyediakan penginapan rumah penduduk sekitar hutan mangrove yang telah ditunjuk.

Menurut informasi tahun 2009,  wisata pantai ini mulai dikembangkan karena potensial menarik wisatawan luar kota banyuwangi hingga mancanegara sebab cocok untuk edukasi pendidikan, liburan keluarga. lokasinya Berada di wilayah selatan kota Banyuwangi ini akses menuju kawasan ini kini sangat mudah. Jalan menuju tempat wisata ini merupakan jalan hotmix. Meski harus menembus hutan milik Perhutani, kendaraan roda empat dengan mudah melewatinya hingga di tempat parkir wisata Mangrove Bedul. Pada tahun 2009 juga Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Balai Pengelolaan Mangrove Wilayah I – Departemen Kehutanan menanam 25 ribu batang bibit mangrove di kawasan tersebut. Ada empat jenis bibit yang ditanam yakni Sonneratea Casiolaris, Cariops Sp, Bruguera Sp dan Rizhophora Sp.

Pada tahun  2015 tanggal 20 Desember saya mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya beserta Bappeda Provinsi Jawatimur, Bappeda Banyuwangi, Konsultan Jogja, Fotografer dan separangkat pemandu wisata pok darwis melakukan evaluasi dari kegiatan yang dilakukan bersama mulai 18 desember sampai 20 desember pagi yang menghasilkan keputusan meningkatkan yang kurang dari wisata desa itu baik penyediaan homestay disempurnakan dan penambahan homestay lagi lebih dari 2 rumah (rumah mbak rubio, dkk) , pemandu wisatanya, paket alamnya hingga akses menuju lokasi meliputi sediaan rambu rambu penunjuk jalan dengan memperbaiki dan menambah penerangan jalan lokasi agar lebih mudah lagi bagi pengunjung wisata tanpa menghilangkan khas desanya, memberdayakan ibu-ibu dengan bantuan menciptakan peluang usaha baik kuliner tapi dengan bahan baku lokal , pembuatan kerajinan tangan umkm kecil ditambah tidak hanya dari gelas bekas minuman teh gelas tapi bisa membuat desain baju tulisan khas desa sumberasri, menambah wisata perkebunan jeruk dan buah naga  dengan memanfaatkan lahan kebun warga dan memperkerjakan warga desa sumberasri tersebut, menambah paket perjalanan selanjutnya dengan kesenian asli banyuwangi setelah dikembangkannya wisata diharapkan kedepannya kesenian asli banyuwangi akan menambah nilai tambah desa sumberasri tersebut dan pengetahuan pengunjung. Agar desa wisata sumberasri ini semakin dikenal oleh masyarakat indonesia bahkan mancanegara dibuatkan web informasi internet baik website, akun kelola paket wisata terdiri dari twitter, fb, path, instagram sekaligus pembuatan video perjalanan wisata dan keadaan desa sumberasri dan bedul selaku desa yang punya paket wisata tersebut. Dengan Potensi alam dipunyai desa sumberasri , sosial ekonomi didesa tersebut terus dikembangkan tidak lupa juga menggandeng berbagai instansi untuk meningkatkan daya tarik wisata untuk berwisata dengan nyaman, senang sesuai dengan visi pokdarwis melayani pengunjung dengan puas.

 

 

 

 

 

 

 

Dengan begitu banyak pengunjung yang menjadikan tempat wisata favorit  sehingga dijadikan rujukan nomer satu ketika ingin berlibur dengan keluarga, teman, maupun edukasi pelajar  selain wisata wisata yang ada diindonesia.

Dibuat Oleh :

Ade Darmawan Ananta / P27833314030

Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya

Program Studi DIV Kesehatan Lingkungan Surabaya

#dokumentugas silahkan copy asal dikasih keterangan copyannya^^