BiologiPerkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (IPA) telah mengubah sejarah kehidupan manusia. Perkembangan itu semakin pesat setelah diketemukannya komputer yang dapat membantu manusia dalam merancang dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Di dunia kedokteran telah ditemukan berbagai teknik bedah, transplantasi organ, terapi genetik, bayi tabung, serta obat-obatan penyembuh berbagai penyakit. Itu semua berkat perkembangan IPA. Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dan ingin memahami alam apa adanya.

A. Karakteristik Biologi sebagai ilmu (Sains) Ilmu pengetahuan berkembang karena hakikat manusia yang serba ingin tahu. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol, melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain asal sesuai dengan karakteristik sains itu sendiri. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya.

Adapun karakteristik ilmu pengetahuan alam termasuk biologi (SAINS/IPA) yaitu: Obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata) Memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku Menggunakan cara berfikir logis, yang bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus menjadi ketentuan yang berlaku umum. Bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang umum menjadi ketentuan khusus. Hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya, terhindar dari kepentingan pelaku (subyektif) Hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum, dimanapun diberlakukan karakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang di pelajari dan permasalahan yang di kaji.

B. Objek yang di pelajari dalam ilmu biologi adalah makhluk hidup.makhluk hidup memiliki karakteristik tersendir ijika dibanding dengan objek sains lainnya.berikut ini adalah karakteristik dasar makhluk hidup :

1.makhluk hidup disusun oleh sel setiap makhluk hidup terdiri atas satu sel (uniseluler) atau banyak sel (multiseluler).

2.makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan Yaitu perubahan ukuran sel menjadi semakin besar atau pun pertambahan jumlah sel.

3.makhluk hidup melakukan proses metabolisme Di dalam tubuh makhluk hidup terjadi berbagai reaksi penyusunan dan penguraian senyawa-senyawa , yang di sebut metabolisme

4.makhluk hidup memberikan respons terhadap rangsang Setiap makhluk hidup sensitif terhadap rangsang, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar tubuh

5.makhluk hidup melakukan reproduksi Makhluk hidup dapat mempertahankan jenis ny karena ke mampuannya untuk melakukan reproduksi

6.makhluk hidupmampu beradaptasi dangan lingkungan Setiap makhluk hidup mampu beradaptasi sehingga dapat bertahan meskipun keadaan lingkungan Menurut BSCS(Biological science curriculum study), berdasarkan struktrur keilmuan , terhadap 3 objek biologi ,yaitu kingdom protista,plantae (tumbuhan),dan animalia (hewan) B.

C. Ruang lingkup biologi Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study, Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae, animalia, protista, fungi, archebacteria, eubacteria). Ditinjau dari tingkat molekul (virus) – sel (protozoa, bakteri dan tumbuhan unisel) – jaringan (porifera & coelenterata) – organ (hati, ginjal, dll) – sistem organ (sistem sirkulasi, sistem transportasi, dll) – individu (manusia) – populasi (kumpulan individu yang sama di daerah yang sama) – komunitas (kumpulan beberapa populasi) – ekosistem (kumpulan beberapa komunitas) – biosfer (kumpulan bebrapa ekosistem).

D. Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema dasar yaitu : 1. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri/penyelidikan 2. Sejarah konsep biologi 3. Evolusi 4. Keanekaragaman dan keseragaman 5. Genetika dan kelangsungan hidup 6. Organisme dan lingkungan 7. Perilaku 8. Struktur dan fungsi 9. Regulasi Karena luasnya bahan kajian biologibiologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu,

E. Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain :

1. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya

2. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga

3. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh

4. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.

5. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.

6. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah

7. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.

8. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)

9. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri

10. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis

11. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul

12. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan

13. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup

14. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi

15. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu

16. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi

17. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. 18. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan

19. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut

20. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak

21. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya

22. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya

23. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit

24. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio

25. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone

26. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga

27. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan 28. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan 29. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya

30. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat

31. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang

32. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim

33. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia

34. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga.

35. filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya 36. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh

37. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot

38. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara

39. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus

40. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat

41. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel

42. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)

43. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi

44. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)

45. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus

46. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal) 47. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya

48. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan

49. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup

50. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan

51. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh

52. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah 53. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean

54. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa

55. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusk

56. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia

57. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel 58. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur

59. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism

60. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot

61. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap

62. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme

63. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod

64. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal

65. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara

66. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ

67. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya

68. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa

69. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung

70. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang

71. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )

72. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil 7

3. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau

74. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba

75. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen

76. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit

77. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit

78. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya

79. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ

80. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak

81. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup 82. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata

83. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.

84. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa

85. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa

86. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak

87. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par

88. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik

89. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang

90. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis

91. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia

92. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel

93. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan

94. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup 95. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi

96. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia. 97. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.

98. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)

99. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria 100. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus

101. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

hehehe,, cabang-cabang biologi emang banyak, ada 101 cabang/istilah yang digunakan dalam kehidupan ini sudah terlengkap, sekian dari saya. moga ada manfaatnya🙂