Chevy Trooper Impianku

Chevy Trooper Aulia Chevy Trooper Impianku

Sejak tahun lalu, akhirnya impian saya untuk memiliki Chevy Trooper bisa terwujud. Saya senang sekaligus bangga, karena butuh waktu lebih dari 20 tahun bagi saya untuk mewujudkan mimpi ini.

Saya pertama kali mengenal sosok Chevy Trooper pada tahun 1989. Saat itu saya masih anak-anak, dan ada saudara saya yang memiliki mobil itu. Saya sangat suka dengan tampilan dan tongkrongan dari Chevy Trooper yang dimiliki saudara saya tersebut, yang membuat saya kemudian mengidolakan American Truck seperti Chevy Trooper ini. Kekaguman saya pada Trooper terus tumbuh sehingga pada saat saya SMA, saya bertekad untuk suatu saat bisa meminang Trooper.

Pada tahun 2011, impian saya akhirnya terwujud. Saya berhasil memiliki Chevy Trooper impian produksi 1991 tipe LS berpintu lima dan bahan bakarnya menggunakan bensin. Tapi, perjuangan saya membawa pulang Chevy Trooper ini tidaklah mudah. Butuh waktu hampir setahun bagi saya sampai akhirnya saya bisa memilikinya. Apalagi dalam pengamatan saya, selama 1 dekade terakhir, sudah tidak banyak orang yang memiliki Chevrolet Trooper, meskipun dulu mobil ini cukup populer di Indonesia.

Untuk mendapatkan Chevy Trooper ini, saya harus berburu dari bengkel ke bengkel, dari kolektor ke kolektor dan dari garasi ke garasi.

Setelah berputar-putar di Jakarta, Bekasi dan Depok, saya akhirnya berhasil mendapatkan Chevy Trooper dari seorang kolektor. Saya membelinya seharga Rp 60 juta dan bagi saya ini Chevy Trooper yang “setengah jadi”. Saya suka mobil antik dengan nilai otentisitas yang masih tinggi, misalnya body-nya tidak terlalu banyak dempulnya. Saya juga melihat Trooper ini tidak terlalu banyak karat, dan sasisnya tidak bengkok.

Saat ini saya masih terus berusaha mengembalikan kondisi original Chevy Trooper ini. Saya berhasil mengembalikan feature 4 wheel drive-nya yang ketika saya terima kondisinya sudah tidak berfungsi. Cat yang sekarang juga bukan orisinal, saya berencana untuk mengembalikannya ke warna biru seperti aslinya.

Karena saya banyak melakukan penyempurnaan disana sini, pada enam bulan pertama saya cukup banyak merogoh kocek demi Trooper ini. Apalagi saya kemudian mengganti mesinnya yang tadinya berbahan bakar bensin, menjadi mesin diesel original berbahan bakar solar.

Saya rasa, untuk mengembalikan Chevy Trooper ini ke kondisi yang mendekati original dibutuhkan waku dua tahun lagi. Banyak yang masih perlu disempurnakan, misalnya indikatorclinometer-nya belum menyala dan jok baris ketiganya yang sudah tidak ada. Clinometer adalah alat untuk mengukur derajat kemiringan mobil, sebuah feature yang tidak banyak dimiliki mobil-mobil pada masa itu, yang membuat Chevy Trooper termasuk mobil canggih di masanya.

Buat saya selalu ada kepuasan tersendiri ketika saya mengendarai mobil ini termasuk merawatnya. Meski mobil ini sangat cocok untuk off-road, tapi tanpa ragu saya selalu memakai mobil ini sebagai sarana transportasi sehari-hari termasuk ketika untuk pergi ke kantor. Kebetulan salah satu atasan saya di kantor adalah seorang bule Amerika yang lumayan terheran-heran melihat saya ke kantor dengan mengendarai Chevy Trooper. Dia adalah penggemar American Truck seperti Trooper dan sering menanyakan kabar mobil saya. “How is your truck,” katanya.

Demikian juga dengan teman-teman kantor saya. Mereka terbiasa memanggil mobil saya dengan panggilan “Si Truck”. Pada beberapa acara kantor, saya sering membawa “Si Truck” yang kapasitasnya bisa membawa sampai 10 orang di dalamnya. Selain itu, saya juga pernah mengikuti touring bersama dengan teman-teman dari Komunitas Trooper Indonesia.

(Aulia Naratama, 28 tahun)