Teleskop luar angkasa Hubble baru-baru ini menemukan bukti keberadaan molekul organik, yang mengandung karbon pembentuk kehidupan. Pengamatan Hubble tersebut, menunjukkan bahwa ada beberapa zat pada permukaan Pluto, yang  menyerap lebih banyak cahaya ultraviolet.

Zat itu masih menjadi pertanyaan, namun ada kemungkinan merupakan zat organik, bisa juga berupa senyawa hidrokarbon atau nitrogen yang mengandung molekul-molekul.

“Ini adalah temuan yang menarik karena senyawa hidrokarbon dan molekul lain yang menyerap ultraviolet, yang kami termukan lewat Hubble, mungkin saja berperan dalam membuat warna Pluto terlihat kemerahan,” kata ALan Stern, dari Southwest Research Institue.

Pluto mengelilingi matahari dalam cincin es yang disebut Sabuk Kuiper. Banyak objek Sabuk Kuiper lainnya yang cukup merah. Para peneliti sebelumnya telah berspekulasi bahwa suatu zat organik berperan dalam menimbulkan warna merah itu. Demikian diwartakan Livescience, Jumat (23/12/2011).

Stern dan rekan-rekannya juga menemukan bahwa spektrum ultraviolet Pluto telah berubah dibandingkan dengan pengukuran Hubble selama 1990an. Perbedaan-perbedaan yang ditemukan melalui Cosmic Origins Spectograph dalam Hubble, berhubungan dengan perubahan medan magnet. Ada juga kemungkinan bahwa peningkatan tekanan atmosfer Pluto memicu perubahan di permukaannya.

“Penemuan kami melalui Hubble ini, mengingatkan kita bahwa penemuan yang lebih menarik tentang komposisi Pluto, dan evolusi permukaannya akan telah tersedia saat New Horizon, pesawat NASA tiba di Pluto pada 2015,” okezone.com