sosiologi sudah ada sejak abad ke 4 sebelum masehi , pada masa socrates plato, dan aristoteles.akan tetapi usaha untuk membangun suatu ilmu yang berdiri sendiri baru hadir pada masa AUGUSTE COMTE (1798-1857). seorang filsuf yang berasal dari perancis, pemikiran-pemikiran sosial yang dirilis oleh socrates plato , dan aritoteles menjadi dasar ilmu pengetahuan yang dibangun comte.

Di Eropa kala itu terjadi perubahan yang signifikan di dalam masyrakat akibat revolusi industri di inggris dan revolusi sosial di prancis . perubahan ini kemudian menghasilkan berbagai kesenjangan dan krisis sosial dengan meningkatnya kriminalitas dan kemiskinan.
istilah sosiologi menjadi populer dan berkembang pesat sejak herbert spencer mengembangkan sistematika penelitian masyrakat dalam bukunya yang berjudul principles of sosiologi. sosiologi berkembang pesat pada abad ke 20 terutama di eropa.

Nah, dari eropa ,yang harus anda perhatikan !  ilmu sosiologi menyebar  ke negara indonesia , dan berkembang pesat setelah indonesia merdea.
para pujangga dan pejuang belum mempelajari ilmu sosiologi secara formal, tetapi diantara mereka yang telah memasukkan unsur-unsur ajaran sosiologi, yaitu KI HADJAR DEWANTARA
yang memunculkan konsep-konsep kepemimpinan dan kekeluargaan di indonesia dengan dipraktekkannya dalam organisasi Pendidikan Taman Siswa.
SOENARJO KOLOPAKING sarjana indonesia, pada tahun 1948 pertama kalinya ,memberi kuliah sosiologi di Akademi Ilmu Politik Yogyakarta (sekarang menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM)
sejak dibukanya kesempatan untuk belajar di luar negeri pada tahun 1950 beberapa orang indonesia mulai memperdalam ilmu sosiologi bahkan ada salah satu diantara mereka mempelajari sosiologi secara khusus.
jadi, bertambahnya orang-orang meperdalam dan mengkhususkan diri dalam sosiologi , dorongan untuk berkembang dan meluasnya ilmu sosiologi di indonesia.